|
tak berarti enyahkan dirimu dari kapling-kapling otak seperti los-los sayur dan buah di pasar induk mereka terisi semua dengan segala indahmu, tak sadar terkadang aku bergumam lirih tentangmu yang jauh berkalang jutaan depa pun senyum terkulum itu berkelebat hinggap dikepala seperti putaran reel film terputus dengan adegan yang sama manis, luruhmu terjerembab bersetubuh dengan bingar yang menyesakan kepala bergantian dengan tabuhan genderang yang meneriakan rasa cinta itu seperti segulung pita di kaset usang, harus diganjal kapas agar bisa bersuara lantang seperti dekapku erat tuk legakanmu dari nestapa mirah, salamati, akuluka.net |
| Leave a Comment: |