Entry: Ganyang Kabir! Monday, October 02, 2006



:untuk korban dendam yang tak bisa hidup berpijak sejak 30 september 1965

Sebuah salah perhitungan
berujung dendam sepanjang hayat.
Satu masa dimana senyum sebagai modal
untuk duduk diatas singgasana megah terbuat dari gelimpangan jutaan mayat.
Darah sudah menjadi penyampai pesan ditanah ini
sejak dahulu hingga ini saat.
Merdeka hanya menjadi mimpi
bagi jutaan yang tersisih dari pinggan emas yang keropos berkarat.

salamati,
akuluka.net

   0 comments

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments