Entry: nusantara dikuasai durjana tak berwajah Thursday, September 14, 2006



segenap alam raya sunyi senyap
mereka merunduk rata dengan tanah
menikmati belaian durjana tak sekejap
terbuai lemah hingga daging bernanah

halus tutur kata dan lembut tingkah
mengantarkan mereka duduk dipucuk kursi darah
gemerlap membutakan segara yang bau busuk basah
tak berwujud mereka terus merangsek menjarah

nusantara dikuasai durjana tak berwajah
mereka membuncah dan meletup-letup diujung timur
sementara di alun-alun mereka berkoar tentang perdamaian
dibalik semua itu tangan mereka mencerabut nyawa dibilahan tenggara
dan meledak-ledak di ujung surga yang tak terbeli sebelah selatan

buih-buih janji berdesakan dan terlontar seperti sendawa lalu sirna
sementara rerumputan berharap  buih itu menetas seperti embun
walau hanya sekadar untuk membasuh bibir mereka yang kering
ketika pagar mereka hancur dilesakkan oleh keadaan

saat kerontang menyambangi hati dan menyergap fikir
dan ketiak tak lagi basah oleh keringat melainkan oleh serapah
hijau hanyalah mimpi belaka saat durjana mengandalkan senyum kafir
dan pijakan semakin keras menekan wajah memelas mereka tengadah

salamati,
akuluka.net

   0 comments

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments