|
kita sudah enampuluh satu tahun lepas dari penjajah terima kasih para pahlawanku yang pantang menyerah Merdeka!! Merdeka!! kita sudah bisa merambah dunia tanpa harus mengembara menerima warta ditangan dengan hanya hitungan kejapan mata Merdeka!! Merdeka!! anak-anak kecil berlarian mengejar bola dijalanan raya ibu-ibu saling bahu membahu mendirikan rumah itu disana Merdeka!! Merdeka!! ketika tetek danbokong pun cerita harus dibekap mesra oleh sebuah undang-undang pun pemaksaan kehendak yang terlalu dipaksakan ditanah yang beragam suku, rasa dan agama tak berkurang Merdeka!! Merdeka!! tanah negara satu persatu lepas ke pangkuan enggan pergi dengan catatan darah yang tak terlupakan Merdeka!! Merdeka!! anak kecil tenggelam dikali dan ibu bapa pun berperang dimana kompromi berdiri dan rasa sayang hilang Merdeka!! Merdeka!! perempuan pergi pagi-pagi diangkut truk tanah menjadi kuli devisa dinegera tetangga dan pulang masuk ke tanah Merdeka!! Merdeka!! bencana bertubi menghela tenggorokan kita menenggelamkan rasa cinta dan para digdaya menabur ribuan janji yang berujung juali beli tanah mereka Merdeka!! Merdeka!! saat buruh berteriak menuntut gaji mereka yang hanya ratusan ribu tak dibayarkan tuan-tuan yang terhormat hanya bungkam seribu basa saat gaji ketiga belas mereka dipersoalkan tuan-tuan yang terhormat berteriak-teriak dimedia massa seakaan teraniaya dengan uang puluhan juta Merdeka!! benarkah kita sudah, Merdeka?! |
| Dewi August 18, 2006 12:41 PM PDT merdeka?? satu kesalahan fatal untuk memasukkan kosa kata ini ke data base otak manusia.. | ||
| Leave a Comment: |